Diangkat Jadi Sekretaris Eksekutif KWI, Romo Jatmiko Pamit dari MBSB

KOTA WISATA, 11 Januari 2026 – Suasana haru bercampur bangga menyelimuti Paroki Maria Bunda Segala Bangsa (MBSB) Kota Wisata pada Sabtu (10/1/2026). Umat dan Dewan Paroki Pleno (DPP) berkumpul untuk memberikan penghormatan terakhir sekaligus melepas tugas RD. Nikasius Jatmiko, atau yang akrab disapa Romo Iko, yang resmi mengakhiri masa pelayanan pastoralnya di paroki ini.

Romo Jatmiko, yang telah melayani di Paroki MBSB sejak akhir tahun 2023, kini mengemban amanat baru yang lebih besar. Mulai Januari 2026, beliau dipercaya menjabat sebagai Sekretaris Eksekutif Konferensi Waligereja Indonesia (KWI).

"Dosen" Bahasa Latin dan Mentor Bagi Imam Muda

Meski masa tugasnya di MBSB terbilang singkat, kehadiran Romo Jatmiko meninggalkan kesan mendalam. Selama ini, beliau dikenal bertugas membantu Misa Sabtu-Minggu sembari menjalankan tugas utamanya sebagai Sekretaris Komisi Seminari KWI.

Bagi umat MBSB, Romo Jatmiko bukan sekadar imam, melainkan juga seorang "guru". Dalam setiap homilinya, beliau kerap menyelipkan pelajaran baru, khususnya istilah-istilah dalam Bahasa Latin yang jarang diketahui umat awam. Hal ini memberikan warna tersendiri dan memperkaya wawasan liturgi umat MBSB.

Tidak hanya bagi umat, latar belakang beliau sebagai mantan Rektor Seminari menjadikan sosoknya sebagai "mentor" alami bagi para klerus di MBSB. Mengingat para imam di paroki ini—seperti Romo Paroki (Romo Boni), Romo Jeremias, Romo Deddy, dan Frater Diakon Theo—tergolong masih muda, kehadiran Romo Jatmiko menjadi oase tersendiri.

Momen makan bersama di pastoran sering kali menjadi ruang kelas informal. Di sanalah Romo Jatmiko kerap melontarkan ide-ide segar dan memantik dialog yang memajukan, membimbing rekan-rekan imam muda dan frater dalam pelayanan pastoral mereka.

Namun, dengan jabatan baru sebagai Sekretaris Eksekutif KWI, beban kerja dan kesibukan yang menanti menuntut fokus penuh. Oleh karena itu, beliau tidak dapat lagi melanjutkan tugas perbantuan di Paroki MBSB.

Kemeriahan Malam Perpisahan

Rangkaian perpisahan diawali dengan Perayaan Ekaristi pada pukul 18.00 WIB yang dipimpin langsung oleh Romo Jatmiko. Usai misa, acara berlanjut dengan malam ramah tamah di Gedung Serbaguna (GSG) mulai pukul 19.30 WIB.

Acara yang diinisiasi oleh Dewan Paroki Pleno (DPP) ini berlangsung hangat dengan dihadiri oleh pengurus lingkungan, wilayah, DPP, serta Dewan Keuangan Paroki (DKP).

Suasana semakin meriah dengan penampilan istimewa dari kelompok Angklung Lansia paroki yang menghibur para hadirin. Sambutan hangat pun mengalir dari berbagai pihak, mulai dari perwakilan DPP, Frater Diakon Theo, Romo Jeremias, hingga Romo Paroki, Romo Boni.

Dalam sambutan-sambutan tersebut, tersirat pesan senada: rasa terima kasih yang mendalam atas pendampingan luar biasa yang diberikan Romo Jatmiko.

"Paroki MBSB merasa sangat terhormat dapat dilayani oleh imam sekaliber beliau. Pelajaran-pelajaran baru dan teladan kepemimpinan yang beliau bagikan adalah warisan berharga bagi kami," ungkap salah satu perwakilan dalam sambutannya.

Romo Jatmiko sendiri dalam sambutan perpisahannya menyampaikan apresiasinya atas penerimaan yang hangat dari seluruh umat MBSB selama beliau bertugas.

Malam keakraban tersebut ditutup dengan sesi foto bersama dan makan malam, menandai akhir dari satu babak pelayanan Romo Jatmiko di Kota Wisata, sekaligus awal dari perutusannya yang lebih luas bagi Gereja Katolik Indonesia di KWI.

Selamat bertugas di tempat yang baru, Romo Jatmiko!