Menghapus Iri dan Dengki

author photo April 14, 2024
Pernah menonton sinetron?‎
Jawabannya: pasti pernah....!

Kita tahu kualitas sinetron Indonesia tidak terlalu dapat membanggakan, isinya hanya kebencian, tangisan, dan pamer kemewahan, ‎tapi herannya dari dulu sinetron tetap laris.

Apa sebabnya?

Para pengamat mengatakan itu karena rata-rata masyarakat Indonesia suka melihat hidup mewah seperti itu,‎ menonton sinetron membuat mereka seolah masuk ke dalam dunia kelas atas tersebut. 

Jika sinetron temanya penderitaan dan semua tokohnya hidup miskin, ‎mungkin jarang ada yang tertarik menonton, ‎karena toh itu sama saja dengan hidup yang mereka lihat tiap hari.

Ada seorang psikolog pernah mengadakan penelitian menarik tentang ini,‎ 10 orang di minta menulis di selembaran kertas tentang masalah² dan beban berat yang mereka rasakan dalam hidupnya.

Setelah selesai, ‎masing-masing kertas itu di tukarkan satu sama lain,‎ lalu mereka di minta membayangkan apakah mereka mau mendapatkan beban masalah orang lain yang sudah di tulis itu? 

Ternyata, rata-rata justru memilih kembali "kertas masalah" mereka sendiri.

Itulah manusia... Seringkali kita suka menganggap diri kita sendiri yang paling menderita dan orang lain jauh lebih bahagia, ‎meskipun kita hanya melihat dari luar.

Melihat atasan yang seperti hanya bisa memerintah dan memberi pekerjaan pada kita, kita jadi merasa iri, p‎adahal jika suatu saat kita harus menjadi karakter tugas-tugas atasan, ‎bisa jadi kita justru lebih stress.

Daripada iri atau mengingini milik orang lain,‎ cara yang lebih baik yaitu berusahalah meraih serta mendapatkan prestasi, posisi atau hal yang di miliki orang lain itu,‎  jadikan mereka untuk MEMBANGKITKAN MOTIVASI DIRI, BUKAN BAHAN UNTUK MENDENGKI.

Salam Sejahtera.



Next article Next Post
Previous article Previous Post