Belajar dari Bunda Maria

author photo August 13, 2023
Minggu, 13 Agustus 2023
HARI RAYA SANTA PERAWAN MARIA DIANGKAT KE SURGA
Bacaan: Wahyu 11:19a.12:1-6a.10ab; 1Korintus 15:20-26; Lukas 1:39-56

Ada empat hal mengenai Maria yang dinyatakan sebagai ajaran iman. Yang pertama adalah Maria tetap Perawan. Yang kedua adalah Maria Theotokos yaitu Maria mengandung dan melahirkan Tuhan Yesus Selanjutnya yang ketiga dan keempat adalah Maria dikandung tanpa noda dosa asal dan Maria diangkat ke Surga dengan jiwa dan raga-Nya. 

Pada minggu ini kita merayakan Hari Raya Santa Perawan Maria diangkat ke Surga. Perayaan ini menjadi pengingat kita semua akan jaminan keselamatan dari Allah. Perayaan ini menumbuhkan pengharapan bahwa kita pun akan bisa mengalami hal yang sama yang dialami oleh Bunda Maria. Maria menunjukkan kepada kita jalan untuk menuju ke Surga. Maria menunjukkan jalan itu hanya kepada orang-orang yang menganggap dirinya sebagai “orang-orang kecil dan orang miskin”yang selalu membutuhkan belas kasih Allah. Kekuatan Allah ditunjukkan oleh Maria, dimana Allah menurunkan orang-orang yang berkuasa dari takhtanya dan mengangkat orang-orang yang rendah serta melimpahkan rahmat kepada orang yang lapar dan mengusir pergi orang kaya dengan tangan hampa. (bdk. Luk 1:52-53). Maria menjadi model bagi setiap orang yang ingin memperoleh keselamatan dari Allah.

Dalam bacaan Injil hari ini kita juga bisa belajar dari Maria dan Elisabet. Mereka berdua berbagi iman, harapan dan kebahagiaan. Mereka berdua menyiapkan diri mereka sebagai seorang ibu. Elisabet yang sudah berusia lanjut dan termasuk kaum yang dianggap aib karena mandul kini mengandung dan hendak melahirkan Yohanes Pembabtis. Maria yang masih single dan perawan pun sekarang mengandung. Maria sempat mengalami hari-hari yang tidak mengenakkan karena musti memikirkan bagaimana menjelaskan keadaan dirinya kepada Yusuf tunangannya. Dengan menyerahkan diri kepada penyertaan Allah, Maria bisa mengatasi semua masalah ini. Dengan membiarkan Roh Allah bekerja dalam diri-Nya, akhirnya tumbuhlah iman, pengharapan dan kebahagiaan. Maria adalah model manusia beriman, berpengharapan dan berbahagia. 

Kita percaya sepenuhnya bahwa Maria dapat diangkat ke Surga karena Maria dikandung tanpa cela dan memiliki hubungan yang sangat erat dengan karya penebusan Yesus. Berkat anugerah Allah, Maria dibebaskan dari dosa karena itu ia tidak mengalami akibat-akibat dari dosa yaitu kematian. Seperti kata Santo Paulus bahwa upah dosa adalah maut (bdk. Rm 6:23). Selain itu, Maria juga memiliki hubungan yang sangat erat dengan Yesus dalam penyelenggaraan karya penebusan Nya. Maria adalah Bunda dari Putera Allah Tunggal yang telah menaklukkan dosa dan maut dengan kematian-Nya di kayu salib. Maut adalah musuh terakhir yang dikalahkan Yesus (bdk. 1 Kor 15: 26). Maria menjadi model manusia yang selalu percaya pada kekuatan ketaatan dan kesetiaan akan sabda Tuhan.

Hari ini kita bisa belajar banyak hal dari Bunda Maria. Oleh karena itu,  marilah kita selalu mendekatkan diri kita  kepada Bunda Maria sehingga kita bisa selalu belajar mencintai dan mengimani Yesus dengan lebih baik. 

Renungan hari ini kita tutup dengan ucapan Paus Benedictus XVI : 
"Dengan memandang Maria dalam kemuliaan-Nya di surga, kita memahami, bahwa dunia ini bukanlah tanah air kita yang definitif. Bila kita hidup dengan selalu memperhatikan hal-hal surgawi, pada suatu saat, kita akan mengambil bagian dalam kemuliaan yang sama dan dunia kita ini akan menjadi makin indah. Bila demikian, kita jangan pernah kehilangan kejernihan hati dan damai kita, walaupun berada di tengah beribu-ribu kesukaran. Tanda berkilau-kilauan Santa Perawan yang diangkat ke surga akan bersinar lebih cemerlang, apabila bayangan-bayangan kesedihan, penderitaan dan kekerasan nampak di dalam cakrawala hidup kita. Hendaklah kita yakin, bahwa dari atas Maria mengikuti tapak-tapak kaki kita dengan keprihatinan yang lembut, menyingkirkan kesuraman dalam saat-saat kegelapan dan kesedihan. Ia memberi kepastian dengan tangannya sebagai Ibu kita. Marilah terus kita lanjutkan hidup kita di bawah bimbingan Maria" (Castel Gandolfo, 16 Agustus 2006).

Bunda Maria, doakanlah selalu kami anak-anakmu.

Selamat berhari Minggu. 
Semoga Tuhan senantiasa memberkati kita

Kristophorus Wahyu Nugroho Utomo
Sie Kitab Suci – MBSB Kota Wisata


Sumber illustrasi: https://www.sesawi.net/pelita-hati-16-08-2020-santa-maria-assumpta/


Next article Next Post
Previous article Previous Post