BERSUKACITA UNTUK SIAP MENYAMBUT KEDATANGAN TUHAN

Minggu, 13 Desember 2020
Hari Minggu Adven III

Bacaan: Yes. 61:1-2a,10-11; 1Tes. 5:16-24; Yoh. 1:6-8,19-28

Ternyata kita sudah melewati dua pekan dari lingkaran Adven. Kini kita memasuki Minggu Adven Pekan III. Dalam rangkaian liturgi, Adven Pekan III ditandai dengan tiga lilin bernyala dalam koronka, di mana lilin Adven III berwarna pink. Kita tahu bahwa  banyak orang yang suka warna pink. Warna pink itu warna tanda sukacita,  tanda kasih, warna yang khas atau untuk sesuatu peristiwa yang istimewa. Apanya yang istimewa dari Minggu Adven III ini?

Bacaan-bacaan liturgi pada Minggu Adven III mewartakan kesukacitaan bagi kita semua. Sukacita, karena sebentar lagi kita akan pasang pohon natal, mempersiapkan pembuatan kandang natal atau bikin kue-kue natal, dsb. Walau masih  dalam suasana pandemik Covid-19 ini, mari kita bersyukur Allah tetap memberi kita kesempatan untuk menikmati sukacita ilahiNya, karena kita akan segera menyambut dan merayakan kelahiran Yesus.

Seperti halnya kalau kita menyambut kedatangan bayi yang akan lahir,  kita tentu harus mempersiapkan segala sesuatu bagi keperluan si bayi. Demikian halnya, dalam masa Adven Pekan III ini, Rasul Paulus, dalam bacaan kedua, mengajak kita untuk mempersiapkan diri menyambut kedatangan Tuhan  tidak secara lahiriah, melainkan mengutamakan persiapan batin atau rohani kita. Rasul Paulus mengajak kita untuk mempersiapkan diri menyambut kedatangan Tuhan dengan hati  bersukacita, berdoa, mengucap syukur dan terus bersemangat dalam Roh Allah. Karena memang keutamaan sikap batin itulah yang dikehendaki oleh Allah. Kedatangan Tuhan harus kita sambut dengan kekudusan diri kita, baik roh, jiwa maupun tubuh kita, agar kita pantas dan layak menyambut kedatangan Tuhan.

Persiapan-persiapan batin yang kita lakukan adalah untuk menyambut pribadi Tuhan Yesus. Yesus adalah penggenapan dari nubuatan para nabi. Dialah, yang diutus oleh Allah untuk menyampaikan kabar baik kepada orang-orang sengsara, dan merawat orang-orang yang remuk hati, untuk memberitakan pembebasan kepada orang-orang tawanan, dan kepada orang-orang yang terkurung kelepasan dari penjara, yang menghibur semua orang berkabung. Yohanes Pembaptis, dalam bacaan Injil hari ini, menguatkan kita akan kesaksiannya tentang diri Yesus itu (bdk. Yoh 1:23). Bahwa, Yesuslah, Sang Mesias yang dinubuatkan oleh para nabi dan yang datang ke dunia untuk menggenapi nubutan tersebut.  

Kesaksian Yohanes Pembaptis dan nabi Yesaya, tentu semakin menguatkan iman kita untuk bersukacita guna menyambut kedatangan Tuhan. Yohanes Pembaptis memberi kesaksian bahwa yang dinubuatkan para nabi dan yang dinanti-nantikan banyak orang sungguh telah datang, yakni Yesus, Sang Mesias, bukan dirinya sebagaimana anggapan banyak orang selama itu. Jadi, Yohanes Pembaptis hanyalah sosok yang menyerukan ajakan agar setiap orang bersukacita untuk mempersiapkan diri menyambut kedatangan Sang Mesias (bdk. Yoh 1:23).

Bacaan Injil pada hari ini memang berfokus kesaksian Yohanes Pembaptis tentang diri Yesus. Tentunya kesaksian Yohanes Pembaptis itu hendak mengajak kita agar kita pun juga mau dan berani memberikan kesaksian iman akan Yesus, Sang Juruselamat, yang akan datang kembali. Dialah Tuhan yang akan menyelamatkan hidup kita. Dengan memberi kesaksian iman dalam hidup sehari-hari, itu sebenarnya adalah bentuk sukacita kita dalam mempersiapkan diri untuk menyambut kedatangan kembali Tuhan Yesus ke dunia.

Semoga di masa Adven Pekan III ini, sambil dengan penuh kerinduan untuk menyambut kedatanganNya yang kedua, kita saat ini diajak dengan penuh sukacita mempersiapkan diri dalam menyambut dan merayakan kelahiranNya di kandang Betlehem. Tentu sebagai orang beriman, kita percaya bahwa Tuhan Yesus adalah yang kita rindukan kedatanganNya, baik sekarang maupun yang akan datang. Inilah keistimewaan dari Minggu III dalam masa Adven ini, yakni kita mempersiapkan diri dengan penuh sukacita, tidak hanya untuk menyambut dan merayakan kedatanganNya pada hari Natal nanti, tetapi juga penuh sukacita penuh kerinduan untuk menyambut kedatanganNya kembali kelak. Semoga Tuhan memberkati kita dan selamat memasuki Adven Pekan Ketiga.

Antonius Purbiatmadi

 


 

POPULAR