BANTUAN

 

Pusat Bantuan & Informasi

Silakan pilih kategori bantuan yang Anda butuhkan.

Bagaimana syarat pendaftaran Baptis Bayi?
Syaratnya meliputi fotokopi Akta Kelahiran anak atau surat keterangan lahir (jika belum memiliki Akta Kelahiran), surat nikah gereja orang tua, Kartu Keluarga Paroki, fotokopi Surat Baptis wali baptis, dan mengisi formulir di sekretariat paroki.
Kapan bayi boleh dibaptis?
Sejak bayi lahir sampai dengan usia <7 tahun, dianjurkan sesegera mungkin.
Siapa yang boleh menjadi wali baptis?
Sudah dewasa dan sudah dibaptis Katolik, krisma, dan komuni pertama. Menjalani hidup sesuai ajaran Gereja. Tidak boleh orang tua kandung.
Apakah ada pembekalan untuk orang tua dan wali baptis?
Ya, orang tua dan wali baptis wajib mengikuti pembekalan.
Kapan jadwal pembaptisan bayi di Paroki MBSB?
Pembaptisan Bayi diadakan setiap bulan di minggu ke-2, pembekalan diadakan di minggu ke-1.
Apakah ada biaya pembaptisan?
Tidak ada biaya untuk pembaptisan.
Apakah pembaptisan bisa dilakukan di luar paroki domisili?
Bisa, dengan surat izin dari pastor paroki asal dan melengkapi semua dokumen yang diperlukan.
Bagaimana jika bayi sakit atau dalam keadaan darurat?
Pembaptisan darurat boleh dilakukan oleh siapa saja dengan tata cara yang benar.
Siapa yang dapat mengikuti pembaptisan dewasa?
Orang dewasa atau remaja yang belum pernah dibaptis dan dengan kesadaran pribadi ingin menjadi anggota Gereja Katolik.
Apa saja syarat pembaptisan dewasa?
KTP/KK, Akta kelahiran, Surat nikah (jika sudah menikah), mengikuti katekumenat sampai selesai, memiliki wali baptis.
Apa itu katekumenat?
Katekumenat adalah masa pendampingan dan pengajaran iman Katolik bagi calon baptis dewasa.
Berapa lama masa katekumenat?
40 pertemuan (kurang lebih 1 tahun) bagi yang berasal dari agama non-kristen/belum pernah dibaptis, 20 pertemuan (kurang lebih 6 bulan) bagi yang pernah dibaptis di gereja kristen non-katolik.
Kapan pembaptisan dewasa dilaksanakan?
Biasanya pada Malam Paskah, namun dapat dilakukan di waktu lain dengan izin pastor paroki.
Sakramen apa yang diterima oleh baptisan dewasa?
Baptis dan Ekaristi.
Siapa yang boleh menjadi wali baptis?
Sudah dewasa dan sudah dibaptis Katolik, krisma, dan komuni pertama. Menjalani hidup sesuai ajaran Gereja. Tidak boleh orang tua kandung.
Apakah ada biaya pembaptisan dewasa?
Tidak ada biaya wajib.
Bagi yang sudah dibaptis di Gereja Kristen, apakah perlu dibaptis ulang?
Tidak. Gereja Katolik mengakui baptisan Kristen yang sah (menggunakan air dan rumus Tritunggal).
Apa proses bagi yang sudah dibaptis Kristen?
Mengikuti katekese calon penerimaan dan diterima melalui upacara penerimaan ke dalam Gereja Katolik.
Siapa yang dapat menerima Komuni Pertama?
Anak-anak yang: Sudah dibaptis Katolik, Sudah cukup umur (umumnya kelas 4 SD ke atas), Sudah mampu memahami makna Ekaristi, Mengikuti pembinaan Komuni Pertama.
Apa saja syarat mengikuti Komuni Pertama?
Surat baptis, surat nikah gereja orang tua, kartu keluarga katolik, mengikuti seluruh proses pembinaan, mendapat izin orang tua (tanda tangan di formulir).
Berapa lama masa pembinaan Komuni Pertama?
Umumnya 6 bulan.
Apakah orang dewasa bisa menerima Komuni Pertama?
Bisa, bagi orang dewasa yang sudah dibaptis Katolik, belum pernah menerima Komuni dan mengikuti pembinaan yang ditentukan paroki.
Bagaimana jika anak pindah paroki?
Perlu surat pengantar dari paroki asal dan konfirmasi ke paroki tujuan.
Siapa yang boleh menerima Sakramen Krisma?
Umat Katolik yang sudah dibaptis secara sah, telah mengikuti katekese persiapan Krisma, telah menerima Sakramen Ekaristi, dalam keadaan rahmat (sudah menerima Sakramen Tobat sebelum Krisma).
Usia berapa seseorang boleh menerima Krisma?
Remaja: usia SMP–SMA, Dewasa: bagi yang belum pernah menerima Krisma sebelumnya.
Siapa yang melayankan Sakramen Krisma?
Biasanya Uskup, sebagai penerus para rasul. Dalam keadaan tertentu, imam dapat melayani Krisma dengan izin khusus.
Apakah Krisma hanya formalitas?
Tidak. Krisma adalah panggilan untuk tanggung jawab iman, bukan sekadar upacara atau syarat administrasi gereja.
Apa yang dimaksud dengan Perkawinan Katolik?
Perkawinan Katolik adalah sakramen, yaitu persekutuan hidup dan kasih antara seorang pria dan seorang wanita yang dibangun atas dasar iman, bersifat monogam, tak terceraikan, dan terbuka terhadap kelahiran serta pendidikan anak.
Mengapa perkawinan Katolik tidak boleh bercerai?
Karena perkawinan Katolik mencerminkan kasih Allah yang setia dan kekal. Apa yang telah dipersatukan Allah tidak dapat dipisahkan oleh manusia.
Apakah menikah di Gereja wajib bagi umat Katolik?
Ya. Umat Katolik wajib menikah menurut tata cara Gereja agar perkawinannya sah secara kanonik dan sakramental.
Apakah menikah secara sipil saja sudah sah menurut Gereja?
Belum. Pernikahan sipil saja tidak sah menurut Gereja bagi umat Katolik.
Mengapa harus mengikuti Kursus Persiapan Perkawinan (KPP)?
KPP membantu calon pasangan: memahami makna sakramen perkawinan, mempersiapkan diri secara iman, mental, dan emosional, membangun komunikasi dan tanggung jawab keluarga kristiani.
Apakah harus sudah menerima Sakramen Krisma sebelum menikah?
Dianjurkan, karena Krisma menyempurnakan inisiasi iman. Namun dalam keadaan tertentu, perkawinan tetap bisa dilangsungkan dengan pertimbangan pastoral.
Apakah pasangan harus mengaku dosa sebelum menikah?
Ya. Calon pengantin dianjurkan menerima Sakramen Tobat agar memasuki perkawinan dalam keadaan rahmat.
Apakah boleh menikah beda agama?
Boleh dengan izin Gereja, namun pihak Katolik harus tetap setia pada iman Katolik, berjanji mendidik anak secara Katolik, menghormati iman pasangan.
Bagaimana jika salah satu pernah menikah sebelumnya?
Jika pasangan masih terikat perkawinan sah sebelumnya, tidak dapat menikah lagi di Gereja sebelum ada putusan anulasi atau pasangan sebelumnya telah meninggal dunia.
Apa itu anulasi? Apakah sama dengan perceraian?
Tidak. Anulasi adalah pernyataan Gereja bahwa perkawinan tidak sah sejak awal, bukan memutus perkawinan yang sah.
Apakah kehamilan di luar nikah menghalangi perkawinan Gereja?
Tidak. Gereja tetap melayani perkawinan, selama tidak ada paksaan dan kedua pihak siap dan bebas untuk menikah.
Ke mana umat bisa bertanya atau mendaftar perkawinan?
Silakan menghubungi Sekretariat Paroki.
Mengapa umat Katolik perlu mengaku dosa kepada imam?
Karena Yesus sendiri memberi kuasa kepada para rasul untuk mengampuni dosa. Imam bertindak dalam pribadi Kristus (in persona Christi).
Kapan seseorang wajib menerima Sakramen Tobat?
Jika melakukan dosa berat atau sebelum menerima Komuni Kudus setelah dosa berat, dan juga dianjurkan secara rutin, misalnya sebelum Natal dan Paskah.
Apa yang dimaksud dengan dosa berat dan dosa ringan?
Dosa berat: dosa serius, dilakukan dengan sadar dan sengaja, memutus hubungan dengan Allah. Dosa ringan: melemahkan hubungan dengan Allah, tetapi tidak memutuskannya.
Seberapa sering umat dianjurkan mengaku dosa?
Gereja menganjurkan secara teratur, misalnya sebulan sekali, sebagai sarana pertumbuhan rohani.
Apakah imam boleh membocorkan isi pengakuan dosa?
Tidak pernah. Rahasia pengakuan dosa mutlak dan tak dapat dilanggar.
Apa yang harus diakui dalam Sakramen Tobat?
Semua dosa berat yang disadari dan dianjurkan juga mengakui dosa ringan untuk pembinaan rohani.
Bagaimana jika lupa mengaku suatu dosa?
Jika lupa tanpa sengaja, dosa tetap diampuni. Namun dianjurkan untuk mengakuinya pada pengakuan berikutnya.
Apakah pengakuan dosa bisa dilakukan tanpa imam?
Doa pribadi penting, tetapi Sakramen Tobat secara sah membutuhkan imam.
Apakah anak-anak perlu mengaku dosa?
Ya. Setelah menerima Komuni Pertama, anak-anak dianjurkan untuk belajar mengaku dosa secara rutin.
Apakah orang yang sudah lama tidak mengaku dosa masih boleh?
Sangat boleh dan sangat dianjurkan. Sakramen Tobat adalah sakramen kerahiman, bukan penghakiman.
Apakah Sakramen Tobat hanya formalitas?
Tidak. Sakramen Tobat adalah perjumpaan pribadi dengan belas kasih Allah yang menyembuhkan dan memulihkan.
Kapan biasanya Sakramen Tobat dilayani di paroki?
Setiap hari setelah Ekaristi pagi, atau secara khusus pada masa Adven dan Prapaskah, atau bisa menghubungi Sekretariat Paroki jika di luar waktu tersebut.
Apa itu Pastoral Counseling Center (PCC)?
PCC adalah layanan pendampingan dan konseling pastoral bagi umat paroki yang membutuhkan bantuan untuk menghadapi persoalan pribadi, keluarga, iman, maupun relasi sosial.
Siapa saja yang dapat dilayani oleh PCC?
PCC melayani: Orang tua dan keluarga, anak dan remaja, umat dengan kebutuhan khusus, pasangan dan individu, serta umat yang sedang mengalami tekanan hidup, kebingungan, atau pergumulan iman.
Masalah apa saja yang bisa dikonsultasikan di PCC?
Masalah keluarga dan relasi, tantangan dalam pengasuhan anak, kesulitan remaja (emosi, sekolah, relasi, iman), pergumulan pribadi dan spiritual, stres, kecemasan, kesedihan, atau krisis hidup, serta pendampingan bagi keluarga dengan anggota berkebutuhan khusus.
Apakah PCC hanya untuk umat yang sedang mengalami masalah berat?
Tidak. PCC terbuka juga bagi umat yang ingin berbagi dan didengarkan, mencari sudut pandang baru, atau mendapat pendampingan agar bertumbuh lebih sehat secara emosional dan rohani.
Siapa yang melayani di PCC?
Para konselor paroki yang memiliki kompetensi dalam pendampingan pastoral.
Kapan PCC melayani umat?
Setiap hari Minggu, pukul 09.00 – 12.00. Diluar itu bisa melalui perjanjian.
Bagaimana cara mendaftar atau membuat janji?
Datang langsung pada jam pelayanan Minggu, atau menghubungi sekretariat paroki / kontak PCC.
Apakah konseling di PCC berbayar?
Layanan PCC merupakan pelayanan pastoral Gereja. Jika ada kontribusi sukarela, sifatnya tidak wajib.
Apakah isi konseling dijamin kerahasiaannya?
Ya. Semua pembicaraan dijaga kerahasiaannya.
Apakah PCC sama dengan Sakramen Tobat?
Tidak. PCC adalah layanan konseling dan pendampingan pastoral, bukan sakramen. Namun PCC dapat membantu umat mempersiapkan diri secara emosional dan rohani untuk melangkah lebih lanjut, termasuk ke arah Sakramen Tobat bila diperlukan.
Apakah PCC bisa menggantikan psikolog atau psikiater?
PCC bukan pengganti layanan medis atau klinis. Jika diperlukan, konselor dapat menganjurkan rujukan ke tenaga profesional (psikolog/psikiater) demi kebaikan umat.
Apakah umat harus Katolik untuk datang ke PCC?
Terbuka bagi siapa saja yang membutuhkan pendampingan pastoral dan menghormati nilai-nilai Gereja.

Punya pertanyaan lain?

Hubungi Sekretariat Paroki MBSB